04 August 2017

Review : Sensory Play and Art & Craft Class for Toddler

Adek Garda  (22 bulan) sebenarnya sebentar lagi akan melanjutkan bermain sambil belajar di Rumah Main Cikal. Tapi sambil menunggu kelasnya mulai, adek diajak ke berbagai kelas stimulasi sensorinya. Memang kalau di rumah main cikal, semua aspek sudah distimulasi termasuk aspek Bahasa,kognitif hingga sosial. Tapi buat yang belum mau rutin mengikutkan anaknya pada tempat bermain secara rutin, kelas lepasan ini yang bisa sekali datang bisa menjadi pilihan.

Aku review beberapa yang pernah Garda coba yaa, untuk review kali ini fokus pada kelas sensory yang biasanya disertai kegiatan art & craft untuk melatih motorik halusnya. Untuk ketiga tempat yang aku review, konten kelasnya hampir sama seperti dimulai dengan story telling, lanjut bermain sensory, crafting, atau selang seling dan terkadang ada sesi bernyanyi bersama juga. Sesinya sekitar 1,5 jam untuk di semua tempat ini. Next post aku juga akan review kelas yang lebih fokus pada kegiatan motorik kasar yaa J

PS : Oia, semua kegiatan anak di kelas-kelas ini wajib didampingi orang tua yaa… jadi bisa jadi quality time juga sama anak dengan kegiatan yang bermakna J tidak jarang, kegiatan serupa bisa diulang juga di rumah.




GanaraArt Studio
Dulu pas kakak raya seumur garda, tempat belajar bermain seperti ini masih jarang. Nah Ganara termasuk yang awal ada. Karena kegiatan kegitanya serupa, tapi  coba share kelebihan masing-masing aja ya. Kelebihan kelas Ganara ini kelasnya rutin diadakan 3x seminggu dan bertempat di Club Kembang, kemang. Terkadang ganara juga membuat kelas di tempat lain. Tapi asyiknya kalau ambil kelas yang di sini,ada playground milik club kembang jadi sebelum dan sesudah kelas anak-anak bisa bermain motorik kasar . Tidak hanya itu, kelas Ganara juga memiliki tema yang menstimulasi kognitif anak-anak, seperti mengenai bentuk, anggota tubuh atau lainnya. Oia biayanya 150rb/sesi/anak.


Sesuai namanya, rumah mandar bertempat di salah satu rumah di daerah bintaro. Karena tempatnya di rumah, walaupun tidak terlalu besar tapi suasananya homey banget. Jadi buat anak-anak tidak akan terlalu asing saat bergabung di kelasnya. Biaya per kedatangannya juga paling murah dibanding 2 tempat lainnya yaitu 110 ribu/ anak.  Selain itu, di setiap sesinya dia suka ada dorprize gitu yang diundi hihihi lumayan banget kan ini buat ibunya :p Kelebihan lainnya, di sini anak-anak dapat snack juga yang prose spembuatannya ikut melibatkan anak sebagai bagian dari  kegiatanya. oia, sesinya Cuma ada di jumat dan sabtu yah dan mesti cepat daftarnya karena sering penuh. 

Berbeda dari tempat yang pertama dan kedua, JCC ini tidak bertempat di sekolah atau rumah tapi justru coffee shop! Cukup catchy deh pas liat infonya, sebelum datang kepikirannya apa iya ngga mengganggu konsumen  lain yang ada di situ. Ternyata memang coffee shop yang dipilih ada ruangan terpisah. Misal kelas yang di woodpecker coffee, ruangannya ada di samping yang semi outdoor terpisah dari bagian dalam. Sebagai ibu pecinta kopi, love banget sih pemilihan tempat di sini hehe. Hal plus lainnya kalau aku lihat dari di JCC ini, awal mulai main anak-anak harus membersihkan tangannya dulu jadi bisa dibilang mainannya cukup steril. Lalu pada setiap aktifitasnya, bahan belajarnya baik sensory mau craft niat banget. Nextnya mereka juga akan membuat kelas di salah satu pre school, bisa jadi pilihan juga. Biayanya sama dengan Ganara.

No comments:

Post a Comment