Social Icons

.

Umroh bersama anak.

15 February 2017

Akhir tahun kemarin (16-24 des),  saya sekeluarga kecil  dengan keluarga besar saya mendapat rejeki untuk berangkat umroh bersama. Pertama kali dengar rencana ini dari orang tua saya (eyangnya raya garda), rasanya senang sekali. Jadi sejak belum nikah ingin sekali umroh bersama tapi waktunya selalu ngga pas, setelah kerja punya uang sendiri mau umroh lalu diingatkan orang tua untuk disimpan uangnya untuk mendaftar haji (karena Haji kan hukumnya wajib, jadi sebenarnya harus ditunaikan dulu walaupun belum tau kapan bisa berangkatnya). Lalu punya cita-cita berangkat haji usia 30 tahun, ternyata rejekinya 2 tahun lalu baru bisa daftar dan pas usia 30 bisa ke tanah suci dulu untuk umroh. Walaupun rencananya cukup dadakan, tapi alhamdulillah semua anggota keluarga malah bisa dan dimudahkan sekali dari persiapan, di sana hingga kepulangan.



2016 at a Glance

Hola! sudah memasuki tahun 2017 yaa dan sekarang akhir bulan feb baru bisa nulis lagi huhu. Flashback di tahun kemarin, ngga produktif banget nulis blognya :( Jujur aja, tahun kemarin struggling banget soal bagi waktu dengan 2 anak. Semoga tahun ini bisa lebih enjoy dalam soal blogging dan bisa kasi manfaat lebih banyak lagi untuk banyak orang.


Memanfaatkan Barang Bekas jadi Menghasilkan.

24 November 2016

Sejak baca buku mengenai metode membereskan rumah dari jepang yaitu KonMari (yang ngikutin socmed saya pasti tau deh saya lagi suka banget bukunya dan menerapkannya), hidup saya banyak sekali berubah. Berawal dari satu langkah sederhana, yaitu merelakan barang-barang untuk dikeluarkan dari rumah. Namun seperti yang disebutkan dalam bukunya, yang paling susah untuk ‘dibuang’ adalah barang-barang kenangan. Kebayang ngga sih, barang-barang sentimental seperti stroller dan box bayi kenangan melahirkan anak pertama dan kedua harus direlakan?